Pages

Sabtu, Juli 17, 2010

Kau Melihat Dunia Hanya Sebatas Pandanganmu

Ingatkah engkau ketika dahulu engkau mulai belajar berjalan ? Ketika engkau mulai melangkahkan kakkimu setapak demi setapak ? Ingatkah engkau, ketika engkau pertama kali memandang segala sesuatu dari kakimu yang mungil ? Segala sesuatu tampak begitu jauh dan tak terjangkau oleh tangan-tangan mungilmu. Kaki kursi maupun kaki bangku seakan-akan tongkat untuk menahanmu tetap berdiri.

Di bawah meja makan merupakan tempat favoritmu, meja makan cukup untuk menudungi kepalamu. Kau menengadah ke atas dan melihat lampu-lampu indah, kau takjub dan kagum melihatnya, lalu kau mengulurkan tanganmu untuk menjangkaunya. Tapi kau tak sanggup. Segala sesuatu nampak begitu jauh dan tak terjangkau bagi tangan dan kaki mungilmu yang berusaha untuk menggapainya.

Lalu kau mendengar sebuah suara memangggilmu. Kau mencari berkeliling dengan tertatih-tatih, tapi kau tidak menemukannya. Suara itu memanggilmu lagi. Kau semakin penasaran dan menjejakkan kakimu ke lantai-lantai cepat-cepat untuk mencari sumber suara itu. Tangan dan kaki kecilmu berusaha menjaga keseimbanganmu ketika kau berlari untuk menemukan siapa yang memanggilmu.

Suara yang begitu lembut, suara yang kau tau berasal dari oang yang mengasihimu. Suara yang sama terdengar memanggilmu lagi, kau memandang sekelilingmu sekali lagi, tapi kau tetap tidak menemukan suara itu. Yang aku lihat disekitarmu hanyalah mainan mobil-mobilanmu yang berserakan, 4 buah kaki kursi, sebuah balon, beberapa buah buku, krayon dan nah akhirnya, tempat favoritmu, meja makan.

Kau berlari dan melongok ke bawah meja makan, kalau-kalau sumber suara itu berasal dari sana. Dan kau mendengar suara itu sekali lagi, disertai dengan tawa yang lembut.

"Kemana kau mencari anakku? Lihat! Aku ada di atasmu."

Kau pun mendongakkan kepalamu dan melihat sumber suara itu. Ibumu berdiri di hadapanmu dan tersenyum melihatmu. Kau pun tersenyum dan berpikir,"Hei, lihat aku dapat menemukanmu."

Lalu kau mengulurkan tangan mungilmu, mencoba menggapainya. Mencoba menciumnya, mencoba memegang tangannya. Namun, aduhh!!tanganmu tidak dapat mencapainya.

Tiba-tiba ibumu terasa begitu jauh darimu. Ia berdiri menjulang tinggi dan tak dapat kau raih. Kau mulai kecewa dan menangis. Kau menginginkan ibumu!! Kau ingin menciumnya, memegang pipinya, kau ingin menarik rambutnya. Kau menginginkan ibumu, tapi kau tidak dapat mencapainya.. Ibumu terasa begitu jauh.

Dan tiba-tiba kau merasa tubuhmu terangkat. Ada sepasang tangna yang memegang pinggang kecilmu. Kau melihat ibumu tersenyum dan berkata,"Nah, aku menemukanmu!" Kau menggapai dengan tanganmu, dan HEI lihat, sorakmu. Kau bisa memegang pipinya. Ia tertawa ketika tangan-tangan mungilmu memgang pipinya. Bahkan ketika salah satu tanganmu menarik rambutnya.. Ia tertawa dan menarik kau mendekat kepadanya dan mencium pipimu. Kau tertawa kesenangan. Akhirnya kau bisa meraih ibumu. Oh tidak, akhirnya ibumu bisa meraihmu dan mendekapmu.

Berapa sering kita merasa bahwa Tuhan begitu jauh dan tidak terjangkau bagi tangan-tangan kita ? Atau mungkin kita ngin sekali menjangkau-Nya tapi.. uppss, tanganmu kurang panjang. Kaki-kakimu kurang tinggi untuk daat menjangkau-Nya.

Pernahkah kita merasa bahwa Tuhan jauh dari kita, kita berpikir dan membayangkan diri kita seperti anak kecil dengan pandangan yang serba terbatas sehingga kita tidak bisa melihat bahwa sesungghunya kita ada di bawah kaki-Nya!! Kita ada kurang dari 10 cm dari hadapan-Nya. Pandangan kita sangat terbatas. Tidak seperti pandangan-Nya!! Pada pandangan-Nya, kita begitu dekat sehingga tangan-tangan-Nya bisa menjangkau dan menarik kita mendekat pada-Nya.

Bagi-Nya begitu dekat, sehiangga bunyi nafas kita pun terdengar oleh-Nya. Ketika Ia menundukkan kepala-Nya, ada kita di dekat kaki-Nya. Ia tersenyum dan tertawa ketika melihatmu mencari-cari-Nya, padahal kau ada di dekat kaki-Nya. Dan akhirnya, ia mengangkat pinggangmu, membawamu naik untuk dapat menciummu. Untuk membiarkanmu memegang pipi-Nya, untuk membiarkanmu menarik rambut-Nya. Ia ada dekat sekali denganmu. Yang kau perlukan hanyalah menjlurkan tanganmu ke atas, menengadahkan kepalamu, dan Ia akan mengangkatmu ke atas. Ia akan membungkuk dan mengulurkan tangan-Nya.

Jika kau merasa begitu jauh dari-Nya, INGAT, KAU ADA DI DEKAT KAKI-NYA!! INGATLAH, KAU MAKHLUK CIPTAANNYA. ITULAH KUNCI SUKSES YANG LEBIH BAIK. JANGAN PERNAH MENYERAH!!
Baca selengkapnya >>

Selasa, Juli 13, 2010

Masuk sekolah lagi deh..

Uwwah... masuk sekolah lagi, tugas numpuk lagi. Ada apa nih??
Oh, ternyata sudah kelas 12 toh, he2, sedikit pamer. Kelas 12, tugas makin berat (tugasnya adalah memikirkan kelanjutan setelah lulus sekolah nanti). And, tadi sempat ditanya guru, punya plan apa lulus SMK nanti? Mau berwirausaha apa? Apa yang mau kamu jual?Wah, serentet pertanyaan ini sempat bikin kelas sepi kaya kuburan, gara-gara masing-masing anak sibuk mikir, mau apa ya? mau apa ya? Ha2, sibuk mikirin jawaban yang tepat, sampe lupa kalau bu guru nungguin jawabannya. He2, sorry madam..
Do you know what? beberapa temen yang sudah ditanya ada yang bilang, dia bisa jual masakannnya, cause katanya dia bisa bikin keripik kentang yang enak. Then me? It was lucky for me, soalnya dia nggak nanya aku. Sebenernya sih, mau jawab, aku mau jadi penulis. Kan bisa sekalian freelance gitu, he2. Padahal nggak yakin ada penerbit yang mau menerima tulisanku.
Okey, sekalian promosi aja yah, kalau mau ada yang edit-edit foto gitu, he2, maaf, mungkin nggak bisa bagus-bagus, tapi lumayan lah, bolehlah kirim ke email ini : lorange014@live.com
Yang pasti ada biayanya lho.. Tapi, nggak akan ngambil biaya mahal-mahal kok, tenang aja, namanya juga pemula. So,finally, see you next time.. : )
Baca selengkapnya >>

Kamis, Juli 08, 2010

My Holiday on TMII

Nice Holiday..
Even my last visiting to TMII was so tiring, but it Left an extra ordinary admiring to Indonesia cause of its beatiful places and variations of culutures.
Make me feel more love, my county with every its uniquenesses.
But unfortunately, minim of moral for majority Indonesia's people, make this country uncomfort. Especially for a little girl like me..
Baca selengkapnya >>

Selasa, Juli 06, 2010

Roti.. roti..

Nih, baru kuliner yang membingungkan, pasti kalau pertama kali liat, nggak ada yang percaya kalau ini untuk dikonsumsi. Well, this is it. i will present you a great flavour bread, (especially when you eat it,he2, i think i'll never)

Before you freak out, I would like to point out that these are just human heads shaped from bread. A baker at the bakery in Ratchaburi Thailand has created these to reflect the Buddhist philosophy of not believing in everything you see. They are also not for pulic consumption yet.

it means :

Sebelum kamu merasa takut, saya ingin menegaskan bahwa kepala manusia itu dibentuk dari roti. Seorang pembuat roti di toko roti di Ratchabui Thailand membuatnya sebagai cerminan dari filosofi budha bahwa jangan percaya semua hal yang kau lihat. Roti-roti ini juga belum jadi konsumsi publik.

Do u want to try?? Never ask me to..
Baca selengkapnya >>

Rabu, Juni 30, 2010

Filosofi syukron & afwan

Ada artikel bagus nih, lagi searching di google, eh ada ini

(Semoga yang bikin posting ini dapet pahala, aamiin)
Baru dengar ceramah dari seorang ustad… biasa, dapet ceramah online lagi lewat skype..hoho. Kan kalau orang Arab bilang terimakasih itu dengan, “Syukron”.. dan ucapan “you’re welcome”-nya dengan, “Afwan”. Mengapa begitu? Ternyata dibalik itu ada filosofinya :D Afwan itu arti sebenarnya kan “maap”. Lah bilang terimakasih kok dijawab dengan maap sih? Maksud afwan di situ adalah, “maap jika hanya ini yang bisa saya berikan”. Hal ini untuk menekan perasaan sombong karena seseorang bilang terimakasih pada kita. Menghindarkan kita dari sifat sombong. Ya begitulah kira-kira. Semoga masing-masing dari iita bisa mengamalkannya yah..
Baca selengkapnya >>

Apa yah?? Apa aja boleh..

Well, nice to meet you anymore..
It's a little tired to tell you about my trip yesterday..
Bandung,, ugh, i'm sorry for my brothers and sister who couldn't join us,hope you get better trip.
btw, belum merumuskan hasil untuk diberikan ke sekolah karena trip kali ini diberi judul "Studi Banding" then with no money i used, he2.. semuanya dari sekolah, jadi harus ada hasilnya dan yang terpenting, bermanfaat buat perpustakaan. Go..
Sempit-sempitan di mobil APV nggak masalah asal bisa foto bareng manusia gua (loch??)
Bercanda deh, serunya kalo bisa beneran baca di perpus prov.jawa barat sepuasnya, baru itu yang namanya mantap, sayangnya kemaren cuma buat konservasi aja : (
But, besides, sebagai pengganti jalan-jalan ke bogor yang gagal, tak apalah..
The most important thing to do now isfinish my task..

Nice Holiday for you aLL ... : )
Baca selengkapnya >>

Rabu, Juni 23, 2010

Cara membuat Cheese Cake


Wah, kelihatannya simple yah,, kita coba yukk...



Bahan :

  • 175 gr Keju parut
  • 200 gr Mentega
  • 150 gr Tepung terigu
  • 2 btr Kuning telur

Cara Membuat :

  • Mentega dan kuning telur dikocok selama 5 menit.
  • Tambahkan tepung terigu dan keju parut, aduk rata dengan sendok kayu.
  • Giling adonan setebal ± 0,5 cm, lalu potong - potong dengan ukuran 2 x 4 cm.
  • Letakkan diatas loyang yang telah diolesi mentega, panggang hingga kering
Yummy,, selamat mencoba..!!

from : http://www.resepmasakanku.com/resep-kue/resep-kue/resep-kue--kue-keju.html
Baca selengkapnya >>